Review Android 5.0 Lollipop di LG Nexus 4

  Tidak ada komentar
Android mengeluarkan versi terbarunya yaitu Android 5.0 atau biasa disebut Lollipop. Dulunya sebelum Lollipop belum resmi dirilis, Android sudah mengeluarkan factory image dengan nama Android L (Mungkin karena ingin bikin kita penasaran kali ya apa kepanjangan L itu). 
Kali ini saya ingin berbagi pengalaman menggunakan Android 5.0 menggunakan Nexus 4. Memang secara resmi factory image untuk device saya ini belum dirilis, namun berkat Developer hebat di XDA akhirnya saya berhasil mencicipi Lollipop, meskipun saat ini saya hanya bisa menikmati Custom ROM.
Welcome
 Awal pertama setelah booting, kita akan disambut dan dipersilahkan memilih bahasa yang diinginkan.
Memilih koneksi Wi-Fi
 Untuk dapat tersambung dengan server Google, kita bisa memiih koneksi Wi-Fi atau mobile data.

Tap & Go
 Tap & Go menurut saya digunakan untuk meng-copy akun Google dari HP Android Anda yang lama ke Android yang baru, harus punya NFC dan 2 buah HP Android. Karena hanya ada satu, saya skip.

Memasukkan akun Google
Restore Data sebelumnya
 Jika kita pernnah menggunakan device Android, maka nantinya kita akan ditawarkan untuk restore data aplikasi maupun kontak yang berasal dari device lama kita.

Google Service

Get Google Now

App Drawer
 Setelah pengaturan diatas selesai, kita akan menuju Home dan bisa menikmati fitur dari Lollipop. Perubahan yang paling bisa dirasakan adalah UInya yaitu material design. Dan kini jika kita menekan tombol app drawer kita akan melihat animasi yang manis sekali.
Android Version 5.0
 Finally Android version 5.0, meskipun bukan Official ROM, hanya developer preview saja.
Easter Egg
 Easter egg ini akan muncul jika kita meng-klik Android Version beberapa kali, tiap OS berbeda-beda dan easter egg seperti ini beru dikenalkan sejak Versi Gingerbread.
Google Now
 Google Now juga berubah UI-nya, makin cakep.

Manage User
 Fitur baru pada Lollipop, yaitu Users & Profile. Disini kita dapat membuat akun untuk kita sendiri dan untuk orang lain ataupun Guest. Pada Guest mode, si tamu ini nantinya tidak dapat melihat data-data pada Android kita yang bersifat pribadi (SMS, Foto). Jika kita membuat akun lain, maka akun yang kita buat tersebut storagenya juga terpisah dengan storage kita. Jadi kita tidak bisa melihat data akun yang kita buat tadi, begitu juga sebaliknya.
Update Aplikasi

Search aplikasi
 Lollipop mengimpor semua data dari device kita sebelumnya. FYI, saya pernah memasang icon atau widget X pada device lama saya, lalu di Home Lollipop akan muncul icon atau widget dari aplikasi tersebut, namun ketika kita menekannya maka akan muncul peringatan seperti diatas dan kita akan diberi pilihan menghapusnya atau mencarinya, jika kita klik cari maka otomatis kita diarahkan ke aplikasi tersebut untuk mengunduhnya dari Play Store.
Google Play Now

Level up :D
 Perubahan juga terjadi pada Play Now, menjadi Material Design. Tidak terasa saat ini saya udah level 20 :D
Chrome Tab
 Nah, pada Google Chrome terbaru sekarang Tab-nya gabung jadi satu dengan Recent App atau Multitasking view dari Lollipop ini, jika kita ingin menutup salah satu tab kita hanya tinggal pencet recent app lalu swipe tab dari Chrome yang ingin kita tutup.
Recent Application

Mode Landscape
 Recent app dari Lollipop ini bisa dibilang sangat smooth, saya sudah membuka beberapa aplikasi namun animasinya tetep smooth.
Aplikasi Jam
 Tampilan aplikasi jam kini juga Material Design.
Google Fit

Fit for all

Fit activity
 Google Fit merupakan aplikasi baru dari Google. Aplikasi ini men-tracking segala aktivitas kita (Berjalan, bersepeda, berlari), disini kita dapat mengetahui berapa langkah kita per-hari meskipun kita tidak setiap hari membuka aplikasi ini.

Gmail 5.0

Memilih akun
 Pada Gmail 5.0 ini, tidak hanya akun Gmail saja yang dapat dimasukkan, namun outlook maupun yahoo dapat juga masuk ke Gmail ini. Hebat ya :D
Battery Low
 Ceritanya waktu asik mainan Lollipop ini, muncul peringatan battery low lalu ada opsi hidupkan penghemat daya dan setelah saya enable status bar dan navigation bar berubah warnanya menjadi merah yang menandakan sedang penghemat baterai sedang berjalan. Selain tampilan, semua animasi serba material design juga menghilang, animasi terasa kaku, namun ini dapat menghemat daya jika misalkan kita tidak sempat me-recharge segera. 
Kalender Google
 Kalender Google pada Android Lollipop ini terasa beda sekali dengan versi sebelumnya. Sekarang tampilannya lebih enak dipandang dan informatif.


Data Usage
 Kini untuk melihat penggunaan data tidak perlu masuk ke pengaturan, kita hanya perlu klik ikon sinyal lalu opsi ini akan terlihat. Sangat praktis!.
Pemberitahuan Ulang Tahun
 Reminder ulang tahun semakin bagus, dulunya tidak seperti itu lo.
Tersambung dengan Bluetooth Headset
 Jika device kita tersambung dengan peralatan bluetooh, device kita akan otomatis tidak terkunci. Untuk aktifkan kunci, kita harus matikan layar, hidupkan, lalu tekan ikon gembok.
Lokasi parkir saya
 Jika kita suatu saat sedang memarkir kendaraan kita, Android secara otomatis menyimpan lokasi parkir kita, jadi tidak perlu bingung jika kita kelupaan parkir dimana.
Play Store Material Design
 Play Store juga tak mau kalah dengan tampilan material designnya.
Tutorial Google Camera
Pada versi Android sebelumnya, tampilannya gak kayak gini, sekarang jadi makin enak dilihat.

Interupsi
Ini salah satu fitur yang saya suka dari Lollipop. Jika kita menekan tombol volume, maka akan muncul tampilan seperti diatas. Disitu ada 3 opsi, Tidak ada, Prioritas, dan Semua. Jika kita pilih opsi semua, maka semua notifikasi akan berbunyi dan bergetar sesuai volume yang kita inginkan. Sedangkan jika kita pilih tidak ada, maka nantinya kita tidak akan mendengar ataupun merasakan getaran notifikasi yang dapat diatur sesuka kita, hampir sama seperti fitur silent namun ini lebih bagus karena kita bisa sesuaikan waktu yang kita inginkan, jika waktu yang sudah kita atur sudah habis otomatis volume notifikasi dan panggilan akan kembali seperti semula. Untuk prioritas ini saya kurang tahu, mungkin notifikasi prioritas seperti panggilan masuk atau sms akan tetap bunyi, sedangkan untuk notifikasi lainnya akan senyap.

Jadi mungkin itu yang bisa saya share kali ini. Kesimpulannya sih pada Android Lollipop ini semua hal dibikin serba material design sampai ke sesuatu yang menurut saya sepele, misalnya tutorial google camera itu. Namun buat saya Lollipop ini adalah perubahan terbesar tahun ini dari Android. Semoga kedepanya Android makin keren di mata penggunanya.

Cahaya Biru a.k.a Bluelight Filter yang Dapat Membuat Anda Susah Tidur

  Tidak ada komentar
Bluelight

Di zaman modern ini teknologi sudah sangat melekat pada diri kita, khususnya pada smartphone maupun tablet. Kita sering kali mengecek gadget kita hanya untuk melihat status Facebook, bermain game ataupun membaca email yang masuk. Bahkan terkadang kita melakukan hal tersebut sebelum kita tidur. Terkadang kita terbangun tengah malam lalu mencoba meraih gadget kita apakah ada pemberitahuan baru, dan biasanya kita jadi susah tidur setelah membacanya terlalu lama. Kebiasaan buruk ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan medis bahwa cahaya yang ditimbulkan oleh layar gadget kita dapat mengakibatkan susah tidur. 

Asosiasi Medis Amerika mengeluarkan kebijakan bahwa cahaya yang berlebihan di malam hari, termasuk penggunaan media elektronik yang berkepanjangan, dapat mengganggu tidur, terutama pada remaja dan anak-anak. Setiap cahaya memang mengganggu, tetapi dalam beberapa tahun terakhir penelitian telah memusatkan pada cahaya biru yang dipancarkan oleh layar gadget kita kekuatannya hampir sama dengan lampu pijar.

Cahaya biru atau yang biasa disebut bluelight sering kita lihat di siang hari, jadi tubuh kita menganggapnya siang hari jika kita melihat cahaya ini. Itulah mengapa kemudian cahaya biru menyebabkan kita jadi lebih terjaga. Cahaya biru memberi tahu otak untuk menekan melatonim, hormon yang membantu untuk mengatur jam tidur kita sehingga jam tidur kita tergeser jika kita terlalu sering melihat cahaya biru.

Saat ini kita dapat mengurangi efek negatif dari cahaya biru ini di smartphone android kita, salah satunya menggunakan aplikasi 'Filter Pelindung Mata' yang dapat diunduh dari Play Store. Aplikasi ini juga dapat membuat tampilan layar gadget Anda menjadi lebih natural.

Beberapa tips lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek cahaya biru:
  • Hindari menggunakan perangkat elektronik yang menghasilkan cahaya biru seperti handphone, tablet, monitor PC / Laptop, TV dua sampai tiga jam sebelum tidur.
  • Gunakan lampu bohlam kuning atau warna putih hangat 2700K di kamar tidur
  • Jika Anda seorang pekerja shift malam Anda dapat menggunakan kacamata yang dapat memblok cahaya biru atau dapat menggunakan filter monitor.